Kegiatan Sosial Donor Darah 2019

Di tahun baru ini kami memulai kegiatan sosial kami dengan menyelenggarakan “Donor Darah” yang bekerjasama dengan PMI Kota Malang…..

yuuukkk…..kita hadiri bersama untuk membantu saudara kita, karena setetes darah sangat berarti bagi mereka yang sedang sakit…..

ikuti acara kami pada
Hari Sabtu, tanggal 5 Januari 2019 di RSIA Mardi Waloeja Rampal jam 08.00 sampai selesai….

Posted in Fasilitas, Kegiatan RSIA MWR, Tips Kesehatan, Umum | Leave a comment

Tips Untuk Membentuk Pola Makan Sehat Anak

Makanan Sehat

Makanan Sehat

Peran Ibu untuk menanamkan kebiasaan pola makan sehat pada anak di usia dini sangatlah penting. Berikut adalah 10 tips untuk membentuk pola makan sehat pada anak:

  1. Peranan Ibu untuk menentukan “Apa yang akan dimakan” anak sangat penting. Tingkatkan pengetahuan tentang kebutuhan gizi balita, jenis, makanan, susunan menu yang kreatif serta ciptakan suasana yang menyenangkan di saat makan.
  2. Jangan langsung pasrah atau menyerah saat disajikan makanan, anak berkata, “aku tidak menyukainya”. Penelitian membuktikan bahwa untuk menawari anak makanan baru, diperlukan 10 kesempatan pada saat yang berbeda dan baru berhasil. Moto “Coba dan Coba lagi” harus selalu diterapkan.
  3. Perkenalkan rasa baru kepada anak secara rutin. Mulai dari dalam kandungan dengan mengkonsumsi makanan ibu hamil, ASI dan makanan padat
  4. Jadilah teladan, panutan, dan idola yang baik bagi Si Kecil. Sajikan dan makanlah berbagai macam makanan. Biarkan anak melihat ibu dan anggota keluarga lain menikmati makanan. Dudukanlah Si Kecil di samping Anda dan biarkan dia bereaksi.
  5. Perkuat sikap positif makan anak dengan cara memberikan komentar positif setiap kali anak Anda mengkonsumsi makanan yang sehat dan mencoba makan dengan benar.
  6. Manfaatkan selera makan Si Kecil. Kembangkan selera makannya dan berikan makanan sesuai waktu yang dia inginkan dan tentu saja berikan pada saat Si Kecil lapar.
  7. Lingkungan dan suasana makan harus tenang dan bebas emosi.
    • Jangan melarang dan memaksakan makanan tertentu karena sikap seperti itu akan berdampak negatif terhadap pola makan anak.
    • Jangan terlalu dan selalu menekankan masalah makanan.
    • Izinkan Si Kecil untuk sekali-kali mengkonsumsi minuman dan makanan yang disukainya, dengan catatan: setelah semua makanan sehat dan baik dikonsumsinya.
  8. Ubahlah letak penyimpanan makanan.
    • Makanan sehat disimpan di tempat yang mudah terlihat dan dijangkau.
    • Simpan makanan kudapan ditempat yang tersembunyi sehingga Ibu bisa memantau jenis dan jumlah yang dimakan oleh anak.
  9. Tetap santai, tenang dan konsisten dan jangan menyerah pada tuntutan anak dan emosi mereka.
  10. Tumbuhkan rasa bangga dan ucapkan selamat pada diri sendiri karena sudah berhasil memerankan tugas dengan baik untuk membentuk sumber daya manusia yang berkualitas dan cerdas, kunci keberhasilan di masa depan.

Sumber:  Frisian Flag’s booklet – Kunci Gizi Balita Cerdas (https://www.ibudanbalita.com/artikel/10-tips-untuk-membentuk-pola-makan-sehat-anak)

 

Posted in Tips Kesehatan, Umum | Tagged , , , | Leave a comment

Tips Sehat Terbaik untuk Anak Anda

Dewasa ini, masalah kesehatan anak terus meningkat. Oleh karena itu, sangat penting bagi anda untuk menjaga kesehatan anak semaksimal mungkin. Penyakit seperti diabetes, kolesterol ataupun darah tinggi mungkin sering terdengar ‘hanya milik’ para orang dewasa, namun faktanya kondisi tersebut dapat berkembang mulai saat seseorang masih muda.

Faktor-faktor seperti gaya hidup kurang aktif dan pola makan kurang sehat, serta pengetahuan kesehatan yang kurang pada anak, memberikan kontribusi pada kesehatan mereka pada masa yang akan datang.

Anak-anak di masa kini cenderung memiliki aktivitas fisik yang kurang, karena banyaknya hiburan seperti televisi dan video game. Anak lebih memilih menonton tv berjam-jam sambil mengunyah snack daripada beraktivitas di luar rumah. Kurangnya aktivitas ditambah pola makan kurang sehat bisa menyebabkan obesitas di usia muda, dan dapat menjadi awal mula banyak kondisi kesehatan lain yang lebih serius.

Sudah menjadi tanggung jawab orang tua untuk mengajarkan anak akan pentingnya tubuh yang sehat, serta bagaimana cara menjaga menjaga kesehatan anak sejak dini.

Menjaga Kesehatan Anak

Tiga faktor utama yang sangat berperan dalam kesehatan anak antara lain:

  1. pola makan sehat
  2. olahraga atau aktivitas fisik yang teratur
  3. istirahat yang cukup

Kebiasaan yang kita pelajari semenjak masa kanak-kanak akan tetap terjaga hingga dewasa. Itulah mengapa penting bagi orang tua untuk mengajarkan kepada anak faktor-faktor utama untuk menjaga kesehatan mereka. Anda tidak harus memaksakan kebiasaan-kebiasaan ini secara langsung pada anak, melainkan bisa dengan memberikan contoh dan memberikan arahan-arahan kepada anak di waktu-waktu yang tepat.

Pola makan sehat dan nutrisi

Sejak usia dini, ajarkan pada anak untuk mengkonsumsi berbagai jenis makanan sehat seperti buah-buahan, sayuran, daging, produk olahan susu, dan lain sebagainya. Bantu mereka membiasakan diri dengan menghidangkan makanan-makanan yang sehat dan seimbang setiap harinya.

Biasakan anak-anak untuk sarapan bergizi di pagi hari, untuk menunjang pertumbuhan serta energi untuk mereka melakukan aktivitas seperti belajar dan bermain.

Pastikan juga anak mendapatkan makan siang yang bernutrisi, dilengkapi dengan vitamin dan mineral penting untuk anak. Beberapa sekolah menyediakan makan siang bagi anak. Namun begitu lebih baik jika anda menyediakan paket makan siang anak dari rumah, karena anda paling tahu apa yang dibutuhkan oleh anak anda. Batasi jajan anak di sekolah karena berbagai jajanan tersebut tidak dapat dijamin kebersihan dan kesehatannya.

Begitu pula dengan makan malam. Waktu tersebut adalah waktunya menghabiskan waktu bersama keluarga. Cobalah untuk makan malam bersama, sehingga anda bisa berinteraksi dengan anak sekaligus memperhatikan pola dan kebiasaan makan mereka.

Olahraga dan aktivitas fisik anak

Menghabiskan waktu bermain di luar bersama teman sudah lebih dari cukup sebagai aktivitas fisik sang anak. Berkeringat dan tertawa bersama teman adalah hal yang sangat baik untuk menunjang pertumbuhan dan kesehatan fisik anak. Orang tua harus memastikan bahwa anak tidak menghabiskan sebagian besar waktunya bersantai di depan televisi atau video game.

Aktifitas Fisik Penting bagi seorang Anak

Aktifitas Fisik Penting bagi seorang Anak

Anda juga bisa mengikutkan anak di klub olahraga atau ekskul lain yang berhubungan dengan fisik, seperti sanggar tari, pencak silat, dan lain sebagainya. Di akhir pekan, anda juga bisa mengajak mereka mengikuti kegiatan seperti jalan santai ataupun fun bike yang sangat sering diadakan di hari minggu.

Istirahat dan waktu tidur yang memadai

Terapkan waktu istirahat dan waktu tidur yang memadai bagi anak anda. Anak-anak membutuhkan 9-13 jam waktu tidur, tergantung usia mereka. Saat tidur, tubuh akan mengisi ulang energi dan beregenerasi. Tidur yang cukup akan membantu pertumbuhan dan produktivitas anak, serta membantu perkembangan fisik dan mental anak.

Kurangnya waktu istirahat pada anak dapat menyebabkan beberapa masalah seperti kurangnya perhatian anak di sekolah/saat belajar, mengantuk di siang hari, tubuh lesu, dan lain sebagainya. Untuk itu orang tua seharusnya memperhatikan pola tidur anak untuk menunjang tumbuh kembang dan kesehatan anak.

Di samping beberapa poin penting di atas, para orang tua juga harus mengajarkan pada anak mengenai faktor kesehatan umum seperti menjaga kebersihan, mencuci tangan dengan sabun, sikat gigi rutin sebelum tidur, dan lain-lain agar mereka terhindar dari infeksi dan bakteri.

Membiasakan hal-hal tersebut pada anak sejak dini sangat penting nilainya bagi anak-anak, sehingga mereka sadar dan tahu bagaimana cara menjaga kesehatan.

 

Source :  http://webkesehatan.com/tips-sehat-anak/

Posted in Tips Kesehatan, Umum | Tagged , , , , , | Leave a comment

Tips Merawat Bayi Baru Lahir

Merawat Bayi

Anda merasa gamang dan seperti tak tahu harus berbuat apa ketika harus mulai merawat bayiyang baru lahir? Jangan bingung! Namanya juga orang tua baru, kan? Nah, berikut ini empat hal utama perawatan bayibaru lahir yang sering membuat orang tua gamang.

 

1. Membersihkan tali pusat. Benda kecil yang menempel pusar bayi ini sering membuat kita serba kikuk. Salah pegang sedikit saja, dia menangis kesakitan. Aduh, bagaimana ini?
Benda itu adalah sisa tali pusat yang akan lepas dengan sendirinya sekitar seminggu (meski ada juga yang sampai hampir sebulan) setelah sang mutiara hati lahir. Semua itu oke-oke saja, karena lepasnya tali pusat bergantung dari bawaan bayi dan perawatan kebersihannya.Tali pusat harus dijaga kebersihannya supaya tidak menimbulkan infeksi. Berikut cara benar merawat tali pusat bayi:
  • Usahakan tali pusat dan daerah sekitarnya selalu dalam keadaan kering dan bersih. Tali pusat yang lembap bisa memancing jamur dan infeksi, juga membuat lama terlepas.
  • Bila bayi buang air besar, lepaskan dan lipat popoknya ke arah belakang, sehingga tali pusat terhindar dari kotoran maupun air seni.
  • Setiap kali mandi, beri perhatian khusus pada tali pusat: a.Setelah seluruh tubuh bayi (termasuk bagian tali pusat) dikeringkan dengan handuk lembut, bersihkan sisa tali pusat dengan kapas yang telah dicelup alkohol 70%. Lakukan dengan lembut mulai dari pangkal (bagian yang menempel di perut) hingga ujungnya; b. Bungkus dengan kain kasa yang juga telah dicelup alkohol 70% (peras agar kering). Tidak perlu mengikatnya, cukup dengan dilipat, agar masih tetap ada udara yang keluar masuk.
  • Selalu pantau kondisi tali pusat. Bila terlihat tanda-tanda iritasi, kemerahan, berdarah atau berbau tak sedap, segera periksakan ke dokter.
Catatan: Penting diingat! Jangan sekali-kali menarik-narik atau mendorong masuk sisa tali pusat.

 

2. Menggunting kuku. Kuku bayi memang kelihatan mungil, tipis dan lembut. Makanya, banyak orang tua ngeri memotong kuku bayinya, karena takut melukai jari bayi.
Sebenarnya, kuku lebih tahan serangan kuman. Tetapi, kalau kuku selalu dalam keadaan lembap, jamur serta kuman senang bersarang di sana. Belum lagi kalau kebersihannya kurang terjaga, sementara bayi gemar memasukkan jarinya ke mulut yang membuat kukunya terus-menerus lembap. Itu sebabnya, kuku bayi harus selalu dalam keadaan kering.
Perhatikan beberapa hal berikut saat menggunting kuku bayil:
  • Amati panjang kuku bayi, mengingat pertumbuhan kuku bayi jauh lebih cepat dari orang dewasa.
  • Potong atau gunting bila terlihat panjang dan tajam. Meski tipis dan lemas, kuku yang panjang bisa menggores wajah bayi.
  • Potong atau gunting kuku bayi setelah mandi, karena masih lunak sehingga mudah digunting. Tetapi, kalaubayi Anda termasuk yang tak bisa diam, lakukan saat ia tidur lelap di siang hari. Caranya: a. Gunakan pemotong kuku atau gunting yang dirancang khusus untuk bayi; b. Sebelum digunakan, tak ada salahnya alat ini dibersihkan dulu dengan alkohol 70%; c. Pegang salah satu telapak tangan bayi dengan tangan kiri Anda (sebaliknya bila Anda kidal), lalu lebarkan jarak antar jari-jarinya; d. Gunting kuku bayi dengan tangan kanan Anda secara perlahan; e. Bersihkan kotoran yang ada di balik kuku dengan kapas yang dibasahi air hangat.
  • Jangan terlalu sering menggunting kuku bayi, karena akan mempermudah terjadinya kerusakan kulit di sekitar kuku.
  • Meski sudah super hati-hati, terkadang terjadi juga sedikit luka di kulit bayi saat Anda memotong kukunya. Tak perlu panik. Segera bersihkan darah dengan kapas dan beri obat antiseptik. Jika perlu, kenakan sarung tangan.
Catatan: Penting diingat! Jangan ikuti keinginan untuk mengelupas apalagi memotong kuku bayi dengan gigi Anda. Kuman yang ada dalam mulut Anda bisa berpindah ke kulit bayi. Selain itu, tanpa sadar Anda bisa terlalu dalam memotong kukunya.

 

3. Membersihkan telinga
Membersihkan telinga bayi tidak serumit yang Anda duga. Yang penting, Anda tetap tenang meski si kecil selalu menggerak-gerakkan kepalanya.
Anda tidak perlu memasukkan bola kapas atau kapas bertangkai ke dalam lubang telinganya. Cukup bersihkan bagian luar serta daun telinga bayi. Telinga bayi sebaiknya dibersihkan dengan cara:
  • Lakukan bersamaan waktu ia mandi.
  • Basahi waslap dengan air hangat dan beri sabun bayi sedikit. Angkat sedikit kepala bayi, lalu usap daun telinga serta bagian belakang telinganya. Bilas sampai bersih.
  • Gunakan kapas bulat atau kapas bertangkai yang dicelup air hangat, lalu bersihkan bagian luar hingga “pintu” lubang telinga bayi, termasuk ceruk-ceruk (lekukan) pada daun telinganya.
  • Keringkan dengan handuk kecil lembut.
Catatan: Penting diingat! Cairan lilin di telinga bayi sebenarnya normal, bahkan berguna sebagai penghalang masuknya kotoran dari luar. Jadi, tak perlu terlalu dirisaukan, kecuali kotoran itu sampai mengeras dan menutupi lubang telinga bayi.

4. Membersihkan mata. Adakalanya, mata bayi terlihat redup dan terdapat kotoran menempel di kelopaknya. Jangan khawatir, mudah kok membersihkannya.
  • Bersihkan mata bayi bersamaan dengan waktu mandinya, atau setiap pagi dan sore hari.
  • Sebelum membersihkan, bersihkan dulu tangan Anda agar kalau ada kuman di sana tidak berpindah ke mata bayi.
  • Gunakan kapas bulat yang sudah dicelup air hangat.
  • Usap perlahan mata bayi (lakukan dari arah tengah ke luar). Jangan bolak balik.
  • Ganti kapas setiap kali usap. Selain agar kotoran mata yang menempel di kapas tak mengenai matanya lagi, juga agar mata bayi tidak terkontaminasi kuman dari satu mata ke mata yang lain.
Catatan: Penting diingat! Kalau kotoran mata bayi tak juga hilang meski selalu dibersihkan, segera bawa ke dokter, karena bisa jadi matanya terinfeksi kuman.

 

Sumber artikelhttp://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Gizi+dan+Kesehatan/Kelahiran/4.tips.merawat.bayi.baru.lahir/001/001/239/3
Posted in Tips Kesehatan | Leave a comment